Selasa, 31 Juli 2018


Sumenep Sumekar




                Sumenep terletak di ujung timur Pulau Madura, provinsi Jawa Timur. Sebelum tergabung dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, Sumenep diperintah oleh Adipati (Raja) di bawah pengaruh kerajaan-kerajaan besar yang pernah berdiri di Pulau Jawa. Sumenep jaman awal diperintah oleh seorang Raja ada 35 Raja yang telah memimpin kerajaan Sumenep. Raja pertama di Sumenep adalah Arya Wiraraja. Di masa Adipati banyak sekali Karaton / Istana sebagai pusat pemerintahan. Sampai kemarin kini Sumenep menggunakan Pemerintahan bukan Kerajaan / Karaton Lagi dan orang nomer 1 di Sumenep adalah Bupati Sumenep.  Sumenep memiliki semboyan “Sumekar”, akronim “Sumenep Karaton”, karena semenjak lama Sumenep terdapat puluhan Keraton / Istana sebagai pusat pemerintahan yang menyanyikan Adipati. Sumenep memiliki branding wisata “Sumenep The Heart Purity”. Kota Sumenep juga dikenal dengan sebutan Bumi Sumekar, selain itu beberapa pulau di Sumenep juga ada julukannya tersendiri, semisal Kepulauan Kapajang untuk komposit dari nama Pulau Kangean, Paleat, dan Sepanjang. Selain itu Pulau Kangean juga lebih dikenal dengan sebutan Pulau Cukir, karena di wilayah inilah fauna khas Sumenep berupa Ayam bekisar banyak dikembangkan. Sekarang ini hewan menjadi Maskot Sumenep dan juga Provinsi Jawa Timur.



Museum Keraton Sumenep merupakan museum yang dikelola oleh pemerintah Sumenep yang di dalamnya menyimpan berbagai koleksi benda-benda cagar budaya peninggalan keluarga Karaton Sumenep dan beberapa peninggalan masa Kerajaan hindu budha seperti arca Wisnu dan Lingga.




             






    Di Sumenep terdapat Masjid jamik Panembahan Somala atau lebih dikenal dengan sebutan Masjid Jamik Sumenep merupakan salah satu bangunan 10 masjid tertua dan mempunyai arsitektur yang khas di Nusantara. Masjid Jamik Sumenep saat ini telah menjadi salah satu landmark di Pulau Madura. Dibangun Pada pemerintahan Panembahan Somala[1], Penguasa Negeri Sungenep XXXI, dibangun setelah pembangunan Kompleks Keraton Sumenep, dengan arsitek                                                                                                     yang sama yakni Lauw Piango.
Menurut catatan sejarah Sumenep, Pembangunan Masjid Jamik Sumenep dimulai pada tahun 1779 Masehi dan selesai 1787 Masehi. Bangunan ini merupakan salah satu bangunan pendukung Karaton, yakni sebagai tempat ibadah bagi keluarga Karaton dan Masyarakat, masjid ini adalah masjid kedua yang dibangun oleh keluarga keraton, di mana sebelumnya kompleks masjid berada tepat di belakang keraton yang lebih dikenal dengan nama Masjid laju yang dibangun oleh Kanjeng R. Tumenggung Ario Anggadipa, penguasa Sumenep XXI.


               
                 



Fasilitas UMM di luar Kampus



1.     1.   Sengkaling Kuliner





Bagi para penyuka wisata kuliner, kunjungan yang paling cocok dan yang paling tepat kalian kunjungi jika berada di daerah Malang adalah wisata kulinernya yang terkenal, Sengkaling Kuliner Konsep penggabungan Wisata Kuliner dengan Taman Rekreasi, didukung pengaturan Site Plan , Desain Gedung , Penataan Outlet dan Lighting System yang tepat  sehingga memberi kesan sensasional yang tak akan terlupakan. Tak tanggung tanggung objek wisata juga menyediakan fasiitas kolam renang yang cukup luas, permainan bebek air, dan banyak permainan lainnya untuk keluarga dan untuk buah hati pengunjung . Areal parkir SFF yang juga sangat luas dan  sistem pengelolaan parkir yang baik , mampu menampung ratusan kendaraan sehingga  diharapkan dapat  memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung SFF.  SFF buka setiap hari mulai pukul 16.00 s/d 23.00 WIB , kecuali hari Sabtu dan Minggu SFF buka mulai pukul 12.00 s/d 23.00 WIB.

2.     2.   Rumah Sakit UMM



Rumah sakit UMM diresmikan pada tanggal 17 Agustus 2013 bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 68 dan diresmikan oleh presiden ke 5 kita Susilo Babang Yusoyno. Rumah sakit ini merupakan sarana penunjang pendidikan dan merupakan salah satu profit center dari UMM. Lokasi rumah sakit tidak jauh dari Kampus 3 UMM yaitu tepatnya di sebelah timur terminal Landungsari. Berdiri diatas tanah seluas 9 hektare dan memiliki bangunan utama setinggi 6 lantai dan beberapa bangunan gedung penunjang setinggi 5 lantai dan gedung rawat inap setinggi 3 lantai. Bentuk bangunan yang megah dan mewah dengan ciri khas arsitektur tiongkok, menjadikan RS UMM ini mudah dikenali.

3.       3. BOOK STORE UMM
               







Bookstore UMM diresmikan pada tanggal 21 Agustus 2005,sebagai salah satu unit bisnis UMM. Dalam masa beroprasi Bookstore UMM telah mengalami perkembangan dari berbagai sisi meskipun dalam masa perkembangannya masih terdapat banyak kekurangan , terdapat beberapa kendala yang begitu mempengaruhi kinerja Bookstore UMM sejak beroprasi selama kurang lebih 4 tahun 4 bulan .  Disini kalian bisa menemukan buku apa saja mulai dari cerpen, novel, buku sejarah, dan lain lain, harga- harganya juga sangat terjangkau dan cocok untuk para maha siswa.
4.      4.  UMM INN


UMM Inn atau yang dulu bernama Hotel University Inn dibangun pada tahun 2003, dengan peletakan batu pertama oleh menteri negara Telekomunikasi dan Pariwisata Kabinet Gotog Royong I Gde Ardhana. UMM Inn terletak persis disamping bookstrore UMM. Hotel ini juga memilikin cafe mahasiswa dan menyediakan perpustakaan dengan fasilitas wifi gratis. Dari balkon kamar kita bisa melihat pemandangan pegunungan maupun perkotaan. Kamar-kamar ber-AC-nya menampilkan dekorasi modern. Kamar ini juga dilengkapi dengan TV satelit dan kamar mandi pribadi dengan fasilitas shower air panas dan dingin. Meja depan hotel buka setiap saat. Layanan binatu dan pengaturan wisata juga ditawarkan, dan parkir gratis disediakan di lokasi hotel. 










Drone Burung Sang Pengintai







Drone yang ada di pasaran saat ini mungkin sangat mudah untuk dikenali oleh sebagian besar orang. Akan tetapi, bagaimana jika drone dirancang hadir dalam bentuk yang unik, misalnya berwujudkan mirip seekor burung merpati? Hal inilah yang sedang dilakukan oleh pemerintah China untuk mengembangkan drone berbentuk unik menyerupai seekor burung. Drone unik ini nantinya akan digunakan oleh pemerintah China untuk mengawasi warganya. Sebelumnya, beberapa tahun terakhir pemerintah agen khusus dan militer dari China sudah melakukan hal serupa dalam mengawasi warganya menggunakan drone. Drone tersebut “didandani” ulang agar terlihat mirip seperti burung sehingga tidak akan menarik perhatian dan sudah digunakan di lima provinsi.
Kini, pemerintah China bekerjasama dengan Universitas Northwestern Polytechnical di Xi’an, sedang mengembangkan sebuah drone yang dirancang benar-benar mirip seperti burung merpati. Program pengembangan drone ini diberi nama Dove dan dipimpin langsung oleh Song Bifeng, selaku profesor dari universitas tersebut. Profesor Song Bifeng sebelumnya dikenal sebagai ilmuwan saat mengembangkan jet tempur siluman pertama di Asia generasi kelima.
Drone unik yang sedang dikembangkan oleh profesor Song ini dirancang agar dapat terbang dengan mengepakan sayapnya yang terhubung dengan mesin motor elektrik mungil yang terpasang di badannya. Drone ini juga bakal dilengkapi dengan kamera beresolusi HD, antena GPS, flight control system dan data link yang memiliki kemampuan teknologi komunikasi satelit. Menurut berita yang kami kutip dari CNET, Yang Wenqing yang merupakan salah satu anggota tim dari Profesor Song Bifeng mengungkapkan bahwa Drone ini nantinya berpotensi sangat penting di masa depan dan keuntungan, khususnya di sektor militer dan sipil.




Pendidikan Dokter







JURUSAN PENDIDIKAN DOKTER  ini masuk dalam Fakultas Kedokteran di UMM. Jurusan pendidikan dokter adalah salah satu tujuan dan utama oleh para mahasiswa baru dari berbagai kota, tidak hanya kota Malang saja. Mengapa ? karena Pendidikan Dokter di UMM terakreditasi B dan merupakan sekolah umum di perguruan tinggi swasta yang tak kalah jika dibandingkan dengan sekolahkedokteran di perguruan tinggi negeri yang ada di Indonesia. Tidak heran jika setiap gelombang pendaftaran yang dibuka UMM untuk mencari dan menyaring bibit unggul mahasiswa baru yang berkualitas dan berkompeten ini selalu ramai dipadati oleh para pemburunya.
 Gelombang pendaftaran yang pertama diadakan UMM ini memang disengaja sebelum pengumuman SNMPTN namun tidak menyurutkan niat para pendaftar yang ingin masuk di jurusan ini. Gelombang satu UMM saja sudah dapat menerima 1000 lebih pendaftar dari berbagai wilayah, dan memang sengaja di ambil hanya sekitar 100 orang pendaftar. Sayangnya jurusan pendidikan di UMM ini tidak membuka jalur atau jalur undangan, sehingga setiap gelombang yang ada di UMM akan lebih banyak digunakan.
             FK UMM adalah untuk layanan publik untuk kesehatan yang masih belum merata di Indonesia. Menyongsong era yang penuh dinamika ini, diharapkan sekitar Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang dalam mencetak dokter-dokter yang berlandaskan ilmu pengetahuan dan keprofesian dan juga etik kedokteran yang Islami. Dengan berbagai fasilitas, sistem layanan akademik dan kemahasiswaan, serta nuansa ke ISlaman, InsyaAllah siswa dapat berkembang dalam suasana belajar yang kodusif dan menyenangkan. 


UMM Kampus Putih for Indonesia






Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) adalah perguruan tinggi swasta terbesar di Jawa Timur yang berpusat di kampus III Universitas Muhammadiyah Malang, Jalan Raya Tlogomas 246 Kota Malang, Jawa Timur ,dekat dengan Terminal Landungsari. UMM juga telah mendapatkan akreditasi A. Karena bangunan atau gedung- gedung di UMM ini di dominasi dengan cat putih , UMM sering juga di sebut sebagai Kampus Putih. Universitas Muhammadiyah Malang mempunyai 3 kampus yaitu kampus 1 terletak di Jalan Bandung No 1 Malang , kampus 2 di Jalan Bendungan Sutami No 188 A Malang dan kampus pusat alias kampus 3 terletak di Jalan Raya Tlogomas No 246 Malang. Kampus 1 dikhususkan untuk pascasarjana , kampus 2 untuk fakultas Kedokteran dan fakultas Ilmu Kesehatan sedangkan kampus 3 untuk segala aktivitas UMM itu sendiri.          
Fakultas di UMM juga banyak kok ada 10 Fakultas , yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis , Fakultas Agama Islam , Fakultas Kedokteran , Fakultas Hukum , Fakultas Teknik , Fakultas Psikologi , Fakultas Pertanian dan Peternakan , Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan , Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Kesehatan.  Saat Ini UMM mendidik lebih dari 23.700 maha siswa dari seluruh penjuru tanah air, mulai dari Aceh sampai Papua termasuk juga mahasiswa dari luar negeri, yaitu dari Malaysia, Singapore, Brunei Darussalam, Australia dan Timor Leste. Mereka mempunyai latar belakang, umur, budaya,suku ras, agama yang berbeda.
Fasilitas yang ada di dalam kampus dibagi menjadi dua yakni akademik dan non akademik.Fasilitas Akademik terdapat Ruang Kelas, laboratorium dan perpustakaan. Sedangkan fasilitas non akademik antara lain student center, Poli Klinik, Asrama Mahasiswa, Gedung Perkantoran, Dome, Plasa Internet(HotSpot dan Warnet), Lahan Parkir,  Masjid, Stadion, Lapangan Basket, Lapangan Volley, Lapangan Futsal, Lapangan Bulu Tangkis, Tenis Meja, Panjat Tebing dan sungai Cano.